Lean construction berfungsi untuk menghilangkan proses yang tidak menambah nilai atau proses yang menimbulkan waste dan meningkatkan proses yang dapat menghasilkan nilai tambah pada proyek konstruksi. Pada proyek pembangunan perumahan sering kali ditemukan permasalahan yang menimbulkan terjadinya waste material seperti tidak layaknya tempat penyimpanan material dan banyak pekerjaan bongkaran akibat perubahan desain. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan pekerjaan yang berpotensi besar dalam menimbulkan waste material dengan menggunakan analisis pareto. Berdasarkan hasil analisis pareto maka berlanjut ke pehitungan waste level. Identifikasi waste menggunakan wawancara yang bersifat semi struktur dilakukan kepada lima narasumber. Dari analisis yang dilakukan pekerjaan yang berperan besar dalam timbulnya waste material pada proyek adalah pekerjaan struktur beton pada lantai basement dan lantai satu yaitu pekerjaan besi f8 dengan waste level sebesar 5,29%. Dari proses identifikasi, waste material tersebut terjadi diakibatkan oleh 3 proses yaitu defect, over production, dan inventory.
Copyrights © 2022