ABSTRACTThis study was conducted to determine the social media used for marketing miniaturized tree during the covid-19 pandemic and to determine the perceptions of producers and consumers in marketing miniaturized tree through social media during the covid-19 pandemic. This research was conducted in Sidomulyo Village, Gunung Megang District, Muara Enim Regency from November 2021 to January 2022. The research method used was qualitative with a phenomenological approach. The sampling method used was accidental sampling, where in this study there were 2 samples that became the sampling unit, namely is miniaturized tree producers, totaling 4 people and miniaturized tree consumers totaling 2 people. The data collection methods used in this study were in-depth interviews by inviting resource persons to discuss, observing participation by participating in the daily life of the informants and documenting related to this research. The data processing method used in this study was carried out in 3 stages, namely data condensation, data presentation and conclusion drawing. The data analysis used was descriptive analysis with a qualitative approach. The results showed that the social media used for marketing miniaturized tree during the covid-19 pandemic were Facebook and WhatsApp by utilizing the available features and the intensity of unscheduled use. Then the perception of producers in marketing bonsai ornamental plants through social media during the covid-19 pandemic is that they can reach a wider target consumer, then the perception of consumers is that they can find out more diverse marketing of bonsai ornamental plants through social media during the covid-19 pandemic. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui media sosial yang digunakan untuk pemasaran tanaman hias bonsai pada masa pandemi covid-19 dan untuk mengetahui persepsi produsen dan konsumen dalam pemasaran tanaman hias bonsai melalui media sosial pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim pada bulan November 2021 sampai dengan Januari 2022. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah accidental sampling atau sampel kebetulan, dimana dalam penelitian ini terdapat 2 contoh yang menjadi unit salmpelnya, yaitu Produsen tanaman hias bonsai yang berjumlah 4 orang dan konsumen tanaman hias bonsai yang berjumlah 2 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dengan mengajak narasumber berdiskusi, obsevasi partisipasi dengan ikut serta dalam kehidupan keseharian narasumber dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang digunakan untuk pemasaran tanaman hias bonsai pada masa pandemi covid-19 adalah Facebook dan WhatsApp dengan memanfaatkan fitur yang tersedia serta intensitas penggunaan yang tidak terjadwal. Kemudian persepsi produsen dalam kegiatan pemasaran tanaman hias bonsai melalui media sosial pada masa pandemi covid-19 adalah dapat menjangkau target konsumen yang lebih luas, kemudian persepsi dari konsumen adalah dapat mengetahui pemasaran tanaman hias bonsai yang lebih beragam melalui media sosial pada masa pandemi covid-19.
Copyrights © 2022