ABSTRACTThis research is to find out the determinants of the selling price of fresh food products to consumers, to find out the risk factors faced by the online market in marketing fresh food products and to find out how to control the risks carried out by the online market in marketing fresh food products. This research was conducted in Palembang City from September 2021 to January 2022. The research method used was the survey method, for the sampling method the purposive sampling method was used. The data collection method used was participatory observation and in-depth interviews directly with the respondents who had been determined using a questionnaire that had been prepared in advance and supplemented with secondary data obtained from the relevant agencies. Processing data using descriptive-qualitative method. The results of the study show that the factors that determine the selling price of fresh food products to consumers in the online market in Palembang City are more fixated on external factors, namely the price factor from the traditional market itself, because online markets always adjust their selling prices to the prices of goods in traditional markets before setting prices. sell their fresh food products to consumers. By calculating the amount of other costs such as operational costs and packaging costs, it is the market price that determines the size of the price set to consumers. Then the risks faced by the market in marketing fresh food products through social media itself, on average, the market experiences risks during the process of delivering goods to consumers, because it is in the delivery process that the freshness of the fresh food products they market is at stake right into their hands. consumer. ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui faktor penentu harga jual produk pangan segar kepada konsumen, untuk mengetahui faktor risiko yang dihadapi oleh pihak pasar online dalam memasarkan produk pangan segar dan untuk mengetahui cara pengendalian risiko yang dilakukan oleh pihak pasar online dalam memasarkan produk pangan segar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Palembang pada bulan September 2021 sampai bulan Januari 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, untuk metode penarikan contoh digunakan metode Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipasi dan wawancara mendalam langsung kepada responden yang telah ditentukan dengan menggunakan alat bantu quisioner yang telah dipersiapkan sebelumnya dan dilengkapi dengan data sekunder yang didapat dari instansi terkait. Pengolahan data menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan faktor yang menentukan harga jual produk pangan segar kepada konsumen dipasar online Kota Palembang lebih terpaku dengan faktor eksternal yaitu faktor harga dari pasar tradisional itu sendiri, karena pihak pasar online selalu menyesuaikan harga penjualan mereka dengan harga barang dipasar tradisional sebelum mereka menetapkan harga jual produk pangan segar mereka kepada konsumen. Dengan menghitung jumlah biaya yang lainnya seperti biaya operasional maupun biaya pengemasan akan tetapi harga pasarlah yang menentukan besar kecilnya harga yang ditetapkan kepada konsumen. Kemudian risiko yang dihadapi oleh pihak pasar dalam memasarkan produk pangan segar melalui media sosial itu sendiri rata-rata pihak pasar mengalami risiko pada saat proses pengantaran barang kepada konsumen, karena pada proses pengantaran tersebutlah kesegaran dari produk pangan segar yang mereka pasarkan itu dipertaruhkan sampai ke tangan konsumen.
Copyrights © 2022