Porang (Amorphophallus oncophyllus prain) merupakan salah satu jenis tanaman tuberkulosis yang bernilai ekonomis tinggi untuk diusahakan dan dibudidayakan. Oleh karena itu, senyawa sintetik diperlukan untuk meningkatkan kemampuan benih dalam mendorong perkecambahan. Salah satu senyawa sintetik yang dapat digunakan adalah giberelin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi giberelin dan lama perendaman terhadap Vigor and Viability Test pada biji porang. Percobaan dilaksanakan pada bulan Januari sampai Januari 2022 di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 4 x 4. Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin (G) yaitu: g1 = 500 ppm, g2 = 1000 ppm , g3 = 1500 ppm dan g4 = 2000 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman (P) yaitu: p1 = 2 jam, p2 = 4 jam, p3 = 6 jam dan p4 = 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara konsentrasi giberelin dengan lama perendaman pada uji vigor dan viabilitas pada biji porang dan Pemberian konsentrasi 1000 ppm merupakan konsentrasi yang paling efektif ditinjau dari laju perkecambahan, indeks vigor dan konsentrasi 500 ppm untuk laju perkecambahan
Copyrights © 2022