The media and agenda setting have a close relationship, where the media highlight news areas that are considered important and then stimulate individuals to focus on that news compared to other news. The purpose of this study is to identify the agenda setting in the news production of detik.com "PSSI Luruskan Tudingan Shin Tae-yong soal Tak Booking Lapangan”. This study uses analytical techniques to see how the media create an agenda where there is news according to the framming, interests and roles of the media. News about PSSI and Shin Tae Yong's news about the field booking problem. This research uses agenda setting theory as the basis. Then this study uses descriptive nature to describe the problem and explanation of the research. and literature study to search the data. The research method used is qualitative with literature as a source of data. The results of the research show that the description in the production of the news includes the most prominent attribute in the public's mind, namely PSSI trying to straighten out the accusations made by Shin Tae-yong. In this case, PSSI chose detik.com which has greater traffic and credibility compared to similar online media. In turn, this second level substantive agenda setting, detik.com tries to attract the public's emotional and affective attitude towards PSSI's image.AbstractMedia dan agenda setting memiliki hubungan erat, dimana media menyoroti area berita yang dianggap penting dan kemudian merangsang individu untuk memfokuskan berita tersebut dibandingkan dengan berita lainnya. Tujuan dalam penelitian ini dalah untuk mengidentifikasi agenda setting dalam produksi berita detik.com "PSSI Luruskan Tudingan Shin Tae-yong soal Tak Booking Lapangan”. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis untuk melihat bagaimana media membuat agenda sertting terdapat pemberitaan sesuai framming, kepentingan dan peran media. Pemberitaan tentang pemberitaan PSSI dan Shin Tae Yong mengenai permasalahan pembooking lapangan. Peneltian ini menggunakan teori agenda setting sebagai landasannya. Kemudian peneltian ini menggunaka sifat deskriptif untuk mendeskripsikan masalah dan penjelasan pada penelitian dan studi pustaka untuk pencarian datanya. Hasil penelitian diketahui deskripsi dalam produksi bertia tersebut mencakup atribut yang paling menonjol di benak publik, yaitu PSSI berusaha meluruskan tudingan yang disampaikan oleh Shin Tae-yong. Dalam hal ini, PSSI memilih detik.com yang memiliki traffic dan kredibilitas yang lebih besar dibandingkan dengan media online serupa. Pada gilirannya, substantif agenda setting tingkat kedua ini, detik.com berusaha menarik emosional dan afektif publik terhadap citra PSSI.
Copyrights © 2022