Pena Medika : Jurnal Kesehatan
Vol 12, No 2 (2022): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN

Implementasi Kompres Hangat pada Pasien Anak DHF (Dengue Haemorhagic Fever) dengan Hipertermi di Ruang Flamboyan RSUD Batang

Lutfiana Inda Hapsari (Universitas Pekalongan)
Nonik Eka Martyastuti (Universitas Pekalongan)
Erwin Lestyaningsih (Universitas Pekalongan)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2023

Abstract

Latar belakang : Dengue Haemoragic Fever (DHF) atau yang biasa disebut dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty yang dapat memicu terjadinya demam atau hipertermi (Nuryanti, dkk. 2022). Menurut WHO pada tahun 2019 jumlah kasus Dengu fever dilaporakan sebanyak 5,2 juta kasus. Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia hingga Juli 2019 mencapai 71.633 kasus dan 541 diantaranya meninggal dunia (Kemenkes,2020). Di Jawa Tengah, Pada tahun 2019 Kasus DBD tecatat sebanyak 2.846 kasus (Dinkes Jateng Prov, 2019). Sedangkan  di kabupaten Batang kasus DBD awal pada Juni 2022 sebanyak 8 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak tiga orang. sebanyak (Dinkes Batang, 2022). Tujuan : Mampu menerapkan implementasi kompres hangat pada pasien anak dengan Dengue Haemoragic Fever (DHF) secara komprehensif. Metode : Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode dekriptif dengan pendekatan studi kasus melalui pemberian asuhan keperawatan. Hasil : Setelah dilakukan implementasi kompres hangat pada pasien anak hipertermi dengan DHF selama 3x24 jam masalah hipertermi dapat teratasi. Simpulan : Kompres hangat dapat menrurunkan hipertermi pada anak dengan DHF.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Focus And Scope Pena Medika is a national journal that contains the results of research on public health science and practice. Aimed at all practitioners and researchers in the field of public health to improve the degree of Public Health. PENA MEDIKA were first published in June 2010 and published ...