ABSTRAK OPTIMALISASI DETEKSI DINI SATINTELKAM GUNA MENCEGAH TERJADINYA KONFLIK ANTAR ORMAS PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI POLRES KARANGANYAR Andika Mahardika Ramadhan, 18.079. Mahardika981@gmail.com Penelitian ini dilatarbelakangi dari fenomena di lapangan bahwa Konflik Antar Ormas Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Di Wilayah Hukum Polres Karanganyar yang terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini cenderung mengalami peningkatan. Dalam konflik antar Ormas PSHT tersebut mengakibatkan kerugian harta benda dan jiwa manusia, pada sisi yang lain terdapat anak sebagai korban. Oleh karena itu dalam upaya untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif diperlukan pencegahan konflik antar Ormas PSHT melalui upaya optimalisasi deteksi dini yang dilakukan oleh Satintelkam Polres Karanganyar. Sebagai pisau analisis, penelitian ini penulis menggunakan kepustakaan konseptual berupa Teori dan atau konsep antara lain: Ilmu kepolisian, menajemen, penanganan konflik sosial, konsep Polmas, konsep ADR. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Sumber informasi didapat dari sumber data primer dan sumber sekunder. Adapun teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan teknik yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan penelitian dan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa kegiatan deteksi dini dalam pencegahan konflik antar Ormas PSHT memerlukan dukungan unsur-unsur manajemen agar informasi dapat diolah dengan pemanfaatan informasi sesuai kebutuhan pimpinan dalam pengambilan keputusan pencegahan konflik sosial. Penanggulangan konflik sosial antar ormas PSHT dilaksanakan oleh segenap fungsi jajaran Polres Karangang secara terpadu. Selanjutnya dilakukan pembahasan, sehingga penulis dapat menyimpulkan Penanggulangan konflik sosial oleh Polres Karanganyar dilaksanakan melalui sinergitas instansi terkait melalui kegiatan pendekatan preemtif, preventif dan represif. Optimalisasi deteksi dini Satintelkam guna mencegah terjadinya konflik antar Ormas PSHT dapat efektif melalui optimalisasi unsur-unsur manajemen serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mengendalikan informasi hoax. Untuk itu penulis menyampaikan saran pertama adalah mengusulkan kepada pimpinan membuat pedoman untuk tim cyber troops. Kedua perlunya meningkatkan koordinasi antar instansi yang terkait dengan menjaga hubungan dengan instansi yang terkait antara lain pihak Polri, Pemda, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya dalam penyelesaian konflik dimasa lalu. Kata kunci : Optimalisasi, deteksi dini, ormas PSHT ABSTRACT OPTIMIZATION OF POLICE INTELLIGENCE UNIT EARLY DETECTION TO PREVENT CONFLICT BETWEEN MASS ORGANIZATION PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) AT KARANGANYAR POLICE REGION Andika Mahardika Ramadhan, 18.079. Mahardika981@gmail.com This research is motivated by the phenomenon in the field that the Conflict Between Persaudaraan setia hati Terate (PSHT) in the Karanganyar Police Jurisdiction that occurred in the last three years tends to increase. In the conflict between PSHT Organizations, it causes losses of property and casualties, on the side that there are children as victims. Therefore, in an effort to create a conducive security and order situation, it is necessary to prevent conflicts between PSHT Organizations through efforts to optimize early detection carried out by Karangayar police intelligence unit. As an analysis knife, this study the author uses conceptual literature in the form of Theory and or concepts, among others: Police science, management, handling social conflicts, community policing concepts, ADR concepts. The research approach used is qualitative with case study research methods. Information sources are obtained from primary and secondary data sources. The data collection technique is to conduct interviews, observations and document studies. Data analysis is carried out by techniques, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the findings of research and analysis conducted, it was obtained that early detection activities in the prevention of conflicts between PSHT Organizations require the support of management elements so that information can be processed by utilizing information according to the needs of leaders in making decisions to prevent social conflicts. The management of social conflicts between PSHT organizations is carried out by all functions of the Karangang Police Department in an integrated manner. Furthermore, discussions were carried out, so that the author could conclude that the management of social conflicts by the Karanganyar Police was carried out through the synergy of related agencies through preemtif, preventif and repressive attachment activities. Optimization of intelligence unit early detection to prevents conflicts between PSHT Organizations can be effective through optimizing management elements and the use of information technology in controlling hoax information. For this reason, the author conveyed the first suggestion is to propose to the leadership to create guidelines for the cyber troops team. The two leaders need to increase coordination between agencies related to maintaining relations with related agencies, including the National Police, local government, religious leaders and community leaders, and other related elements in resolving conflicts in the past. Key word : Optimalization, early detection, conflict, PSHT
Copyrights © 2022