BSTRAK UPAYA PENINGKATAN KINERJA UNIT KEAMANAN DAN KESELAMATAN (KAMSEL) DALAM MENCEGAH PELANGGARAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES PEKALONGAN Reihan Farandy, 18.061, farandyreihan@gmail.com Masih tingginya pelanggaran lalu lintas di Polres Pekalongan menjadi salah satu fokus dari unit kamsel untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan kinerja unit kamsel dalam mencegah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pekalongan, serta kendala-kendala yang dihadapinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek melibatkan unsur polisi dan unsur masyarakat, yang diperoleh secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian adalah upaya peningkatan kinerja unit kamsel dalam mencegah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pekalongan dengan melakukan kegiatan dikmas lantas sesuai dengan teori manajemen, yang meliputi planning, organizing, actuating dan controlling. Pelaksanaan Dikmas Lantas ini juga sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Kapolri No. Pol: Juklak/5/V/2003 tanggal 29 Mei 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pendidikan Masyarakat Bidang Lalu Lintas (Dikmas Lantas) mulai dari tahap perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan, hingga tahap penilaian. Kegiatan dikmas lantas oleh unit kamsel Polres Pekalongan, khususnya penyuluhan dilaksanakan secara rutin dengan materi mengenai keselamatan lantas, bahaya pelanggaran lantas, dan UU LLAJR, dengan sasaran utama komunitas motor pelajar dan keramaian (pasar), menggunakan media Humas Polres, media cetak dan elektronik (radio). Pelaksanaan Dikmas Lantas ini dirasa masih kurang optimal, karena perencanaan kurang detail dan target yang ditetapkan tidak terukur, kemampuan personel kurang sehingga penyuluhan kurang menarik, monoton dan kaku. Kendala-kendala yang dihadapi unit kamsel Polres Pekalongan adalah keterbatasan anggaran, keterbatasan sarpras, materi program dan cara penyampaian penyuluhan kurang menarik, belum adanya SOP penyuluhan, serta sikap dan perilaku masyarakat yang sulit diubah (budaya). Kata kunci: upaya peningkatkan kinerja, unit kamsel, pencegahan elanggaran lalu lintas
Copyrights © 2022