Jurnal Kreativitas PKM
Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023

Manajemen Hipertensi menggunakan Pendekatan Kearifan Lokal di Desa Golowoi Kabupaten Manggarai, NTT

Leonardus Tundung (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Yoseph Jerin (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Yeremias Defrian Nadun (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)
Selviana Juju (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2023

Abstract

ABSTRAK Hipertensi masih menjadi penyebab utama kematian pada masyarakat dunia dan masih menjadi tantangan pemerintah pusat maupun daerah di Indonesia dalam berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mengetahui faktor resiko penyebab penyakit ini. Faktor resiko penyebab hipertensi adalah konsumsi kopi, merokok dan konsumsi alkohol, dimana ketiganya merupakan pola kebiasaan yang erat dengan masyakarat Manggarai. Sebagai kabupaten yang kental dengan upacara serta kebiasaan adat, kedukaan, perkumpulan, maka merokok dan konsumsi alkohol menjadi semakin sering dilakukan. Telah banyak upaya yang dilakukan tenaga Kesehatan salah satunya dengan memberikan Pendidikan Kesehatan, namun kasus hipertensi masih sangat tinggi, karena itu penyampaian informasi melalui pendekatan kearifan lokal dirasa lebih tepat untuk diterapkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat umum terkait manajemen hipertensi dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal agar lebih mudah di pahami. Hasil kegiatan ini meningkatkan pengetahuan tentang manajemen hipertensi, dimana 100% peserta memahami tentang informasi yang disampaikan dan mereka menjadi lebih mengerti. Pemberian Pendidikan Kesehatan seperti ini masih terus perlu dilakukan dan menjadi program wajib yang dilakukan oleh tenaga Kesehatan di berbagai tingkat pelayanan. Kata Kunci: Hipertensi,  Manajemen Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, Kearifan Lokal  ABSTRACT Hypertension is still the cause of death in the world community, and still a challenge for the central and local governments in Indonesia in trying to provide an understanding to the public about the importance of knowing the risk factors that cause this disease. Risk factors that cause hypertension are coffee consumption, smoking, and alcohol consumption, and all three habitual patterns are closely related to the Manggarai regency. In Manggarai Regency, which is thick with traditional ceremonies and customs, mourning, associations, smoking, and alcohol consumption are becoming more frequent. There have been many efforts made by health workers, one of which is by providing health education, none the less, hypertension is still very high, so the delivery of information through a local wisdom approach is considered more appropriate to be applied. This action is to provide an understanding to the general public regarding hypertension management using local culture to make it easier to understand. The results of this activity increased knowledge about hypertension management, where 100% of participants understood the information and became more understanding. The provision of health education like this still needs to be done and is a mandatory program carried out by health workers at various levels. Keywords: Hypertension, Hypertension Management, Health Education, Local Culture

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

kreativitas

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada ...