Produksi ikan di Muara Gading Mas menurun dengan adanya larangan penggunaan alat penangkapan ikan Pukat Hela (Trawls). Akan tetapi saat ini produksi ikan menunjukkan peningkatan seiring perkembangan alat tangkap modifikasi dari trawl yaitu jaring arad. Namun, informasi mengenai pola distribusi hasil tangkapan mulai dari ikan didaratkan di TPI sampai ke konsumen belum tersedia, selain itu belum pernah dilakukannya prediksi hasil tangkapan guna mendukung pasokan distribusi. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola distribusi hasil tangkapan jaring arad dan menguji metode prediksi hasil tangkapan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pelaksanaan pada bulan November 2021 hingga Maret 2022. Guna mengetahui pola distribusi analisis yang diterapkan adalah Supply Chain sedangkan metode pengujian menggunakan analisis Conjugate Gradient pada Back Propagation Neural Network dalam memperoleh nilai terbaik. Didapatkan hasil dari analisis supply chain bahwa TPI Muara Gading Mas sudah mampu menyediakan pasokan untuk daerah sekitarnya sebesar 94% namun untuk tujuan luar kota sebesar 6%. Berdasarkan hasil pengujian BPNN, learning rate dengan 0.1, toleransi error 0.01 dan epoch 50 telah memperoleh akurasi terbaik dengan nilai mean square error (MSE) sebesar 1.2446 x 10-6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma BPNN dapat diterapkan untuk metode prediksi alternatif.Kata kunci; Arad, Distribusi, Ikan, TPI Muara Gading Mas, Prediksi
Copyrights © 2022