Menstruasi merupakan salah satu perubahan karakteristik awal pada remaja. Dismenore memiliki dampak yang cukup besar pada remaja. Kurangnya aktivitas fisik akan menurunkan distribusi oksigen dalam sirkulasi sistemik sehingga meningkatkan persepsi seseorang terhadap nyeri, termasuk dismenore. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas jalan kaki dengan tingkat nyeri haid (dysmenorrhea) pada remaja putri di SMP Negeri 1 Maesan Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 dan 8 SMP Negeri 1 Maesan Bondowoso yang memiliki riwayat nyeri haid sebanyak 30 orang. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang yang diambil secara acak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian data diolah menggunakan SPSS dengan menggunakan Mann-Whitney U Test. Hasil analisis data menunjukkan sebelum aktivitas fisik sebagian besar nyeri ringan sebanyak 18 orang (60%) dan setelah aktivitas fisik sebagian besar nyeri ringan sebanyak 19 orang (63,3%). Sig) sebesar 0,000 < 0,05 artinya ho ditolak dan ha diterima, sehingga jalan kaki efektif terhadap tingkat nyeri haid (dysmenorrhea) pada remaja putri di SMP Negeri 1 Maesan Bondowoso. Hipotesis dalam penelitian ini diterima dan terbukti secara statistic.
Copyrights © 2023