Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pelatihan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh karyawan administrasi Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang responden. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan budaya organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan.
Copyrights © 2022