Penyakit tuberculosis merupakan masalah kesehatan terbesar didunia setelah HIV (human immunodeficiency virus) sehingga harus di tangani dengan serius. TBC adalah penyakit menular yang di sebabkan kuman mycobacterium tuberculosis yang masuk ke tubuh melalui pernapasan yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Resiko penularan TBC cukup besar pada kelompok orang yang tinggal di tempat yang tidak memenuhi syarat kesehatan, misalnya lingkungan padat dan kumuh, tempat pendidikan dan asrama, rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan (Kemenkes RI, 2018). Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Sarolangun tahun 2021. Populasi pada penelitian ini sebanyak 60 orang yang terdaftar dalam buku registrasi TB Paru, dan sebagai kontrol seluruh tetangga penderita TB Paru sebanyak 60 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diketahui dari 120 rumah yang di observasi memiliki pencahayaan yang tidak sesuai 54 (45,7%) rumah. Rumah yang memiliki kelembaban yang tidak sesuai 55 (47%) rumah. Dari 120 responden yang di wawancara, responden dengan pengetahuan kurang 100 (51,0%). Ada hubungan pencahayaan, kelembaban dan pengetahuan dengan kejadian TBC Paru diwilayah kerja puskesmas sarolangun tahun 2021. Kata Kunci : TBC Paru, Pencahayaan, Kelembaban dan Pengetahuan
Copyrights © 2022