Pengembangan eduwisata maggot memerlukan kerjasama banyak pihak untuk dilakukan. Konsep Kolaborasi antar sektor (pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat) menjadi kunci dalam menggerakkan kreatifitas dan inovasi pengembangan eduwisata. Kolaborasi yang ideal adalah menghasilkan interaksi yang setara dan saling berbagi pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik penelitian dilakukan dengan wawancara, Forum Grup Discussion studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini diperoleh bentuk kerjasama kolaboratif antar elemen Quadruple Helix di desa Sekaran dalam pengembangan eduwisata maggot. Model empat helix ini dinilai efektif karena memberi ruang yang seimbang kepada seluruh stakeholder yang ada, terutama masyarakat yang seringkali hanya diposisikan sebagai obyek. Melalui model ini, selain menciptakan inovasi konsep wisata edukasi, diharapkan juga dapat memaksimalkan potensi desa yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Copyrights © 2022