Latar Belakang: Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah defisiensi zat gizi, hal ini disebabkan karena terjadinya siklus menstruasi pada wanita setiap bulannya. Kekurangan zat besi dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga dapat menyebabkan produktivitas menurun Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian kapsul tepung daun kelor dan jeruk manis terhadap peningkatan kadar haemoglobin pada remaja putri post menstruasi di STIKes Bataraguru Soroaka. Metode: Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu atau quasii experiment, Sampell dalam penelitian ini adalah sebagian Mahasiswi Tingkat I Prodi Kebidanan STIKes Bataraguru Soroaka berjumlah 30 orang, Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, jenis data yang digunakan data primer dan sekunder dan Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal Bulan Juli s/d Oktober 2022. Analisis univariat dengan distribusi karakteristik responden, dengan model presentase pada variable dan analisis bivariat menggunakan uji paired t test. Hasil: Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,007 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian kapsul tepung daun kelor dan sari buah jeruk manis terhadap peningkatan kadar haemoglobin pada remaja putri post menstruasi. Kesimpulan: Pemberian kapsul tepung daun kelor dan sari buah jeruk manis dapat dijadikan alternative untuk meningkatkan kadar haemoglobin pada remaja putri post menstruasi
Copyrights © 2022