Magnetic Resonance Imaging (MRI) telah menjadi modalitas terpenting untuk penilaian perubahan patologis pada kartilago sendi lutut, baik di lingkungan klinis maupun penelitian. Salah satu keuntungan utama MRI adalah memungkinkan manipulasi kontras untuk menonjolkan jenis jaringan yang berbeda. Teknik Selective Water Excitation memberikan alternatif teknik untuk melakukan morphology assessment pada kartilago dengan menampilkan intensitas sinyal yang tinggi terhadap jaringan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan teknik Selective Water Excitation dalam memberikan kualitas serta informasi citra kartilago pada modalitas MRI. Data diambil dengan melakukan scanning terhadap pasien MRI knee joint dengan sekuens coronal Gradient Recalled Echo (GRE) dengan Selective Water Excitation dan membandingkan dengan sekuens T2-FSE FS dan PDW. Data yang diperoleh dilakukan Analisa kuantitatif (kontras jaringan) serta kualitatif (informasi citra kartilago). Teknik 3D-SWE dapat diterapkan sebagai metode dalam morphologic assessment pada kartilago sendi lutut dengan modalitas Magnetic Resonance Imaging. Hal tersebut didukung dengan hasil uji statistik yang menunjukkan superioritas sekuens 3D-SWE dalam menampilkan informasi anatomi (homogenitas sinyal dan ketajaman citra kartilago dengan p-value < 0,001) serta peningkatan nilai CNR yang signifikan (p-value < 0,001) apabila dibandingkan dengan dua sekuens lainnya (mean difference 3DSWE-PDW = 103,06; 3DSWE-T2FS = 124,85; PDW-T2FS = 21,79).
Copyrights © 2022