Produksi utama tanaman kelapa sawit adalah buahnya. Minyak nabati yang dihasilkan buah kelapa sawit terdiri dari CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil) yang berasal dari inti kelapa sawit (endocarp). Inti kelapa sawit (kernel) merupakan produk unggulan bernilai jual tinggi dan diolah lebih lanjut menjadi minyak inti sawit. Mutu inti kelapa sawit (kernel) dipengaruhi oleh kadar air dan kadar kotoran selama penyimanan sementara di kernel bin sebelum dikirim ke mitra. Mutu inti kelapa sawit (palm kernel) akan memengaruhi mutu minyak inti sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air dan kotoran terhadap mutu inti kelapa sawit pada kernel bin di Pabrik Kelapa Sawit PT. Socfindo. Penelitian dilakukan di PT. Socfindo Kebun Seunagan, Kabupaten Nagan Raya menggunakan dua metode, yaitu pemisahan kadar kotoran sampel secara manual dan metode pencarian kadar air pada inti kelapa sawit menggunakan Instrument Moisture Analyzer Balance dengan prinsip penguapan. Hasil analisis kadar air pada sampel inti kelapa sawit di kernel bin selama 10 hari rata-rata adalah 6.90%, sedangkan nilai kadar kotoran pada sampel inti sawit di kernel bin selama 10 hari rata-rata 6.93%. Untuk kadar air pada inti sawit di kernel bin telah memenuhi syarat mutu yang ditetapkan oleh SNI dan PT Socfindo, yaitu maksimal 8%, sedangkan untuk kadar kotoran pada inti sawit tidak memenuhi syarat mutu SNI, yaitu maksimal 6% akan tetapi memenuhi syarat mutu dari PT Socfindo maksimal 8%.
Copyrights © 2023