Kajian tentang interaksi antara Al-Qur’an dengan tradisi dan kitab suci pra-quranik sebagaimana dalam agama Yahudi dan Kristen merupakan kajian yang populer di kalangan Sarjana Barat. Di antara mereka adalah Abraham Geiger yang menjadi pionir garda depan sehingga mencapai kesimpulan bahwa konsepsi ajaran yang terdapat di dalam Al-Qur’an merupakan peminjaman dari konsepsi tradisi dan kitab suci sebelumnya, khususnya Yahudi. Di dalam tulisan ini, Penulis mengelaborasi konsepsi Al-Qur’an yang dinyatakan sebagai adaptasi ataupun adopsi radikal yang berujung pada imitatif al-Qur’an yang dikemukakannya. Elaborasi tersebut mengurai bentuk perkembangan kebahasaan dan asimilasinya di milieu Arab.
Copyrights © 2017