Jurnal Tafsere
Vol 1 No 1 (2013)

METODE PENAFSIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DALAM TAFSIR MARAH LABID

Aan Parhani (Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2019

Abstract

Tulisan ini membahas tenhtang Syekh Nawawi al-Bantânî dan Metode Penafsirannya pada karyanya Tafsir Marâh Labîd. Syekh Nawawi al-Bantânî adalah putera bangsa yang mendunia dengan karya-karyanya yang luar biasa dalam berbagai disiplin ilmu dan keilmuannya diakui oleh berbagai Negara dengan menjadi pengajar di Mesjid al-Haram dan mendapat pengakuan dari al-Azhar Kairo, serta karya-karya menjadi kajian pokok di berbagai pesantren di Indonesia. Metode penafsirannya adalah Ijmali dan pada banyak bagian Tahlili dengan memadukan antara bentuk bi al-ma`tsur dan bi al-ra’y. Dalam tafsirnya, beliau menggunakan berbagai pendekatan keilmuan seperti Aqidah, Ilmu Kalam, Fiqh, Tasawuf, dan lain-lain, hal ini dipengaruhi oleh keluasan ilmu beliau. Karena itu teknik interpretasi yang digunakan oleh Nawawi adalah teknik interpretasi tekstual, linguistik (kaidah-kaidah Bahasa), sosio-historis (asbab al-nuzul), teleologis (kaidah-kaidah fiqh), kultural (pengetahuan yang mapan), dan interpretasi logis.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...