Eksistensi kegiatan tafsir al-Qur’an sejak dulu hingga sekarang membuktikan bahwa al-Qur’an membutuhkan penjelasan, baik dari al-Qur’an itu sendiri, dari hadis Nabi, dan penjelasan para ulama, untuk mempermudah memahaminya. Tulisan ini berusaha merekonstruksi objek penelitian tafsir al-Qur’an. Tujuannya adalah untuk mencapai pemahaman yang komprehensif tentang pemikiran, ide, konsep, dan teori seseorang dalam memahami kandungan ayat-ayat al-Qur’an yang sedang dikaji. Setidaknya ada dua objek dalam penelitian tafsir al-Qur’an; pertama, penelitian disekitar produk-produk penafsiran, yaitu kitab tafsir yang merupakan karya mufassir dalam menjelaskan ayat al-Qur’an. Dalam hal ini, objek yang dikaji adalah seperti biografi pengarang, sumber penafsiran, metode penafsiran dan corak penafsiran. Kedua, penelitian terhadap penafsiran al-Qur’an itu sendiri, yaitu ayat al-Qur’an dan bagaimana cara mufassir menafsirkan ayat tersebut, seperti meneliti ayat al-Qur’an dengan cara menafsirkannya, meneliti asbab al-Nuzul, makiyyah-madaniyyah, dan munasabah.
Copyrights © 2019