Jurnal Tafsere
Vol 8 No 1 (2020)

DIMENSI PROFETIK NABI MUHAMMAD SAW. DALAM BERDAKWAH (Analisis terhadap QS. Al-Ahzab/33: 45-46)

Hasyim Haddade (Program Studi Ilmu al-Qur’an danTafsir Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
18 Jul 2020

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang dimensi profetik kerasulan Muhammad dalam berdakwah sebagai yang terdapat dalam QS. Al-Ahzab/33 : 45-46. Kajian ini menggunakan metode tahlili dengan melihat makna mufradat ayat,munsabah ayat, serta mengemukakan berbagai pandangan mufassir terkait ayat ini. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa dimensi profetik kerasulan Muhammad dalam menyampaikan risalah kenabiannya kepada umat manusia sesuai dengan level pengetahuan masyarakat yang dihadapinya yaitu;Pertama, sebagai syahidan(saksi kebenaran) kepada seluruh umat manusia. Kedua, sebagai mubasysyiran (pemberi kabar gembira), sebagai inspirator sekaligus pemberi solusi dari berbagai problematika kehidupan. Ketiga, sebagai nadziran (pemberi peringatan) agar manusia tetap konsisiten menjalankan kebajikan dan menegakkan keadilan dan tidak terjebak dalam kesesatan. Keempat, sebagaidaaiyan ila Allah(Penyeru kepada Allah untuk menyadarkan manusia tentang pentingnya menjaga keutuhan umat sekaligusmembina kualitas sesuai peradaban yang diinginkannya. Kelima, sebagai Sirajan muniran (Obor atau cahaya yang menerangi) kegelapan sosial dan kegersangan spritual yang terjadi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...