Jurnal Tafsere
Vol. 9 No. 2 (2021)

Muhammad Asad dan Epistemologi Tafsirnya: Premis Moral dan Sosio-Historis

Ahmad Nabil Amir (International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC-IIUM))



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Kajian ini membincangkan pengaruh paham kontekstual dan sosio-historis dalam penafsiran teks al-Qur’an oleh Muhammad Asad. Ia menunjukkan penafsirannya menekankan landas rasional dan saintifik dalam interpretasi teks yang dibawakan dalam tafsirnya The Message of the Qur’an. Kepentingan latar sejarah dan sosio-budaya ini digariskan dalam tafsir dan nota penjelasannya yang ekstensif. Metode kajian bersifat deskriptif dan analitis dari jenis kajian kualitatif berasaskan analisis kandungan. Sumber penelitian diperoleh dari bahan rujukan bersifat primer dan sekunder dan sumber dokumentasi lain yang terkait. Dari penelaahan ringkas terhadap karya tafsirnya ia mendapati manhajnya terkesan oleh aliran tafsir yang berhaluankan mazhab al-Manar yang bercorak al-adabi al-ijtima‘i (sastera-budaya) yang menekankan pemahaman kontekstual dan sosio-historis dan dasar etika-hukum sebagai premis dan metodologi asasnya dalam penafsiran, yang memberi pengaruh yang signifikan dalam pertumbuhan aliran saintifik dan rasional dalam pemikiran tafsir mutakhir.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

tafsere

Publisher

Subject

Religion

Description

Tafsere is a peer-reviewed journal dedicated to publishing the scholarly study of the Quran from many different perspectives. Particular attention is paid to the works dealing with Quranic Studies, Qur’anic sciences, Living Quran, Quranic Studies across different areas in the world, Methodology of ...