Anak-anak dengan kesulitan belajar sering mengalami kegagalan dalam hal akademik. Akibatnya, mereka mendapat pandangan negatif dari orang-orang di sekelilingnya (Smith, 1998). Kegagalan akademik dan perlakuan negatif dari lingkungan dapat berdampak terhadap perkembangan kepribadian anak berkesulitan belajar yang berbedadari anak yang tidak berkesulitan belajar. Penelitian ini ingin melihat perbedaan gambaran profil kepribadian antara anak berkesulitan belajar dan anak tidak berkesulitan belajar dengan menggunakan Fairy Tale Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan gambaran profil kepribadian antara anak berkesulitan belajar dan anak tidak berkesulitanbelajar pada subscale Ambivalence, Desire for Superiority, Sense of Property, Aggression as Retaliation, Fear of Aggression, Oral Aggression, Oral Needs, Anxiety, Need for Affection, dan Relationship with Mother. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa anxiety yang paling sering dialami oleh anak berkesulitan belajar adalah anxiety of rejection dan anxiety of innability. Sedangkan defense mechanism yang paling sering digunakan oleh anak berkesulitan belajar adalah denial.Kata kunci: kesulitan belajar, profil kepribadian, Fairy Tale Test
Copyrights © 2009