Jurnal Psikologi Indonesia
No 01 (2008): Jurnal Psikologi Indonesia No.1, 2008

KETIDAKADILAN SEBAGAI SUMBER RADIKALISME DALAM AGAMA: SUATU ANALISIS BERBASIS TEORI KEADILAN DALAM PENDEKATAN PSIKOLOGI

Ancok, Djamaludin ( Universitas Gajah Mada)



Article Info

Publish Date
23 May 2015

Abstract

Kajian tentang radikalisme dalam agama telah banyak dibahas dari berbagai perspektif. Makalah ini akan menyajikan sebuah analisis dengan melihat radikalisme agama dari tiga perspektif keadilan, yakni Ketidakadilan Distributif, Ketidakadilan Prosedural, dan Ketidakadilan Interaksional. Keadilan akan terwujud apabila kedua pihak yang berinteraksi memberikan input dan memperoleh output (sumberdaya di bidang ekonomi, politik, dll.) relatif setara antara Pihak-I dengan Pihak-II. Keadilan akan terwujud apabila kedua pihak yang berinteraksi memperoleh kesempatan yang setara di dalam mengatur input dan memperoleh output (sumberdaya di bidang ekonomi, politik, dll). Keadilan juga akan terwujud apabila kedua pihak memperlakukan pihak manapun yang berinteraksi dengan mereka dalam kesetaraan, tanpa pilih kasih dan standar ganda untuk memperoleh output. Radikalisme dipicu oleh adanya persepsi Ketidakadilan Prosedural dan Ketidakadilan Distributif yang dilakukan oleh Blok Negara Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dengan instrumen ekonomi dan politik berupa lembaga IMF, World Bank, dan WTO. Dari sisi Ketidakadilan Interaksional pihak Blok Barat telah berbuat tidak adil dengan menerapkan standar ganda dalam hubungan mereka dengan Israel yang sangat berbeda dengan perlakuan mereka pada negara-negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam.Kata kunci: Radikalisme Agama, Keadilan (justice), Konflik (conflict)

Copyrights © 2008