Pengembangan kawasan industri berperan penting pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam pelaksaan pembangunan seringkali menghadapi masalah dan konflik sosial yang disebabkan beberapa factor, konflik sosial ini harus dapat ditangani oleh seorang pimpinan proyek sehingga keberlangsungan pembangunan proyek dikawasan industri tidak akan mengalami suatu kegagalan. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan dari seorang proyek manajer dalam menyelesaikan suatu konflik baik itu manajemen konflik yang dilakukan, komunikasi yang dilakukan serta kompetensi menyampaikannya. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran mengenai proses manajemen konflik pada pada proyek pembangunan kawasan industri yang diukur berdasarkan variabel manajemen konflik, kompetensi dan komunikasi terhadap kesuksesan proyek. Dengan diperlukannya manajemen konflik dan komunikasi seorang proyek manager untuk mensukseskan proyeknya.
Copyrights © 2022