Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit rabies pada manusia. Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya kasus gigitan anjing yang diduga menderita rabies di Kecamatan Jarai. Rabies adalah suatu penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik yaitu penyakit dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan penular rabies. Dengan adanya sistem pakar, masyarakat tidak perlu menemui seorang pakar untuk mendiagnosa penyakit rabies apabila mereka terkena gigitan hewan penyebab rabies. Sehingga masyarakat dapat melakukan penanganan dini apabila terdiagnosa menderita penyakit rabies. Metode pengembangan sistem pada penelitian ini mengikuti model waterfall yang dimulai dari analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung (support). Metode sistem pakar yang digunakan adalah forward chaining atau teknik pelacakan ke depan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan, dari hasil pengujian black box testing didapat fungsi suatu sistem berjalan sesuai kebutuhan, sehingga di dapat hasil penelitian berupa sistem pakar diagnosa penyakit rabies pada manusia.
Copyrights © 2021