Telah dilakukan penelitian tentang uji antiinflamasi ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) dalam bentuk sediaan krim pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan krim dari ekstrak etanol daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) sebagai antiinflamasi serta mengetahui kadar ekstrak etanol daun sambiloto dalam sediaan krim yang optimum memberikan efek antiinflamasi pada mencit. Daun sambiloto diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan ekstrak kemudian dibuat krim. Pengujian antiinflamasi secara topikal pada telapak kaki mencit yang diinduksi dengan menggunakan larutan albumin. Sediaan krim ekstrak daun sambiloto dengan konsentrasi 1,6 %; 3,2 %; 6,4 % dan kontrol negatif tanpa ekstrak serta Voltaren emulgel sebagai kontrol positif. Pengamatan dilakukan terhadap peningkatan radang (% radang) dan penghambatan radang (% inhibisi radang). Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan radang(% R) pada menit 0, 30, 60, 90 dan 120 untuk Formula I (1,6 %), F II (3,2 %), F III (6,4 %), kontrol negatif dan kontrol positif (voltaren emulgel). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi yang maksimum memberikan efek antiinflamasi adalah 1,6 %.
Copyrights © 2023