Latar belakang, Arthritis gout menduduki urutan kedua terbesar setelah penyakit Osteoarthritis di Indonesia Prevalensi gout arthritis yang didiagnosis dokter pada penduduk menurut karakteristik di provinsi Sumatera Selatan pada usia 15-24 tahun sebanyak 0,80%, usia 25-24 tahun sebanyak 3,03%, usia 35-44 tahun sebanyak 5,92%, usia 45-54 tahun sebanyak 9,35%, usia 55-64 tahun sebanyak 15,84%, usia 65-74 tahun sebanyak 17, 63%, dan usia diatas 75 tahun sebanyak 21,39% (Riskesdas Sumsel, 2018). Tujuan, untuk mendapatkan penderita yang menderita Gout Arteritis serta pemberian pengetahuan perendaman dengan air hangat. Metode, menjaring penderita Gouts dengan pemeriksaan sederhana, serta dilakukan pembagian leaflet dan melakukan praktik perendaman air hangat pada kelompok sasaran di RT 29 Kel Sukabangun Kec. Sukarami Palembang. Hasil, terjadi peningkatan kemampuan kelompok sasaran dari sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan seta sudah dapat melakukan rendam air hangat secara mandiri. Kesimpulan, metode penyuluhan merupakan salah satu media efektif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pencegahan penyakit Gout Arthritis, sert masyarakat sudah dapat secara mandiri mengurangi rasa sakit atau nyeri bila terjadi serangan Gout arteritis,
Copyrights © 2023