Penelitian menggunakan metode geolistrik resistivitas untuk menduga lapisan batuan bawah permukaan yang masih berpotensi mengandung air tanah di Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara telah selesai dilakukan. Metode ini menggunakan prinsip konfigurasi Schlumberger dengan akuisisi data sebanyak 5 titik sounding dengan panjang bentangan sebesar 200 meter. Hasil pemodelan dan interpretasi data menunjukkan struktur batuan bawah permukaan yang terdiri atas 5 lapisan, yaitu tanah penutup (top soil) dengan nilai resistivitas 10,38 – 112,31 Ωm, kerikil dan kerakal dengan nilai resistivitas 5,16 – 28,13 Ωm, batu metamorf dengan nilai resistivitas 47,14 – 122,86 Ωm, batuan beku andesit dengan nilai resistivitas 147,08 – 333,33 Ωm, dan breksi dengan nilai resistivitas 73,25 – 138,16 Ωm. Berdasarkan hasil analisis, lapisan batuan bawah permukaan yang diinterpretasi berpotensi mengandung air tanah adalah lapisan kerikil dan kerakal dengan nilai resistivitas berkisar 13,68 – 28,13 Ωm pada kedalaman 13,77 – 27,93 m untuk titik Sounding 4 hingga lebih dari 82,10 m untuk titik Sounding 2. Lapisan batuan ini diperkirakan merupakan lapisan akuifer air tanah setempat di daerah penelitian.
Copyrights © 2022