Berbagai pendekatan dapat dibuat untuk menolong anggota Gereja bertumbuh dalam Iman serta dapat hidup berdampingan dengan sesama baik di Gereja maupun dalam Masyarakat. Pada kenyataannya sekarang ini terjadi penyelewengan dalam iman dan akibatnya terjadi pelanggaran pelanggaran norma. Bagaimanakah Gereja menyikapi pelanggaran pelanggaran di dalam Gereja? Pendekatan disiplin yang manakah yang akan diterapkan? Agar Gereja dan Umat dapat berjalan berdampingan dalam menuntun kepada keselamatan yang dijanjikan Tuhan. Banyak anggota gereja yang pada akhirnya meninggalkan gereja oleh karna tindakan disiplin yang diberikan gereja atas pelanggaran dosa yang dilakukannya. Hal ini terjadi ketika pendekatan Punitive approach dilaksanakan. Sementara ada anggota gereja lainnya yang juga memiliki pelanggaran yang sama, namun tetap berada di dalam gereja oleh karna pendekatan yang dibuat gereja adalah pendekatan Redemptive. Dari kedua pendekatan diatas dapat disimpulkan bahwa Redemptive Approach harus di praktekkan dalam pelaksanaan hukuman terhadap pelanggaran di dalam kehidupan gerejani agar anggota tidak merasa di hakimi dan dimusuhi, tetapi sebaliknya mereka merasa tegoran itu adalah tegoran kasih yang bertujuan untuk menjaga kesucian gereja dan juga menuntun mereka untuk hidup kekal yang Tuhan janjikan.
Copyrights © 2017