Robo advisor merupakan penasihat keuangan yang salah satunya ada pada bareksa untuk membantu pengguna untuk melakukan alokasi aset saham, obligasi dan investasi lainnya yang telah disesuaikan dengan profil risiko terhadap masing-masing investor. Tujuan dari perancangan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kepahaman masyarakat di kota Batam terhadap robo advisor dalam melakukan suatu kegiatan investasi. Teknik pengambilan sampel yang dipakai adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Kriteria dalam penelitian ini adalah responden yang pernah/sedang menggunakan robo advisor sehingga memperoleh 300 data sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude tidak berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, perceived ease of use berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, perceived usefulness berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, subjective norm (external influce) berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use, dan subjective norm (internal influce) tidak berpengaruh signifikan positif terhadap intention to use. Kata Kunci: Robo Advisor; Fintech; Investasi, Batam, Bareksa, Kepahaman.
Copyrights © 2022