Karya Seni berjudul Penerapan Struktur Tiga Babak Dalam Skenario Penciptaan Film “Hasrat” memiliki tujuan dimana menjelaskan penerapan struktur tiga babak dalam skenario penciptaan film “Hasrat”dan mengedukasi kepada penonton khususnya orang tua bahwa tindakan yang tidak adil terhadap anak dapat merusak mental anak tersebut. Dengan memiliki manfaat dimana karya ini mengacu kepada perlawanan batin seorang anak didalam keluarga yang memiliki latar belakang ibu yang membedakan kedua anaknya, sehingga dapat menjadi refrensi bagi mahasiswa yang ingin mengangkat tema film yang sama. Penerapan Struktur Tiga Babak Dalam Skenario Penciptaan Film “Hasrat” menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif sebagai penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Digunakan untuk meneliti hal-hal yang berkaitan dengan penelitian perilaku, sikap, motivasi, persepsi dan tindakan subjek. Dengan kata lain, jenis penelitian tersebut, tidak bisa menggunakan metode kuantitatif. Teori yang digunakan adalah Struktur Tiga Babak milik Aristoteles dimana memiliki babak pertama sebagai pengenalan karakter, babak kedua bagaimana cara karakter dalam menyelesaikan masalahnya dan babak ketiga merupakan penyelesaian masalah yang dihadapi karakter. Dengan menggunakan Teori Struktur Tiga Babak milik Aristoteles maka ditemukan hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pada babak pertama terdapat di scene 4, 5, 6 memperlihatkan tiga karakter didalam film “Hasrat”. Kakak sebagai tokoh utama memiliki karakter yang malas dan tidak bisa apa-apa, Adik karakter yang memiliki banyak prestasi, dan Mama karakter yang memiliki sifat membandingkan kedua anaknya. Babak kedua terdapat di scene 10, 12, 13, 14, 15 memperlihatkan bagaimana cara karakter kakak untuk membuktikan kepada mama bahwa dia bisa dibanggakan. Dan babak ketiga terdapat di scene 16, 17, 18 memperlihatkan bagaimana keputusan kakak untuk hidupnya.
Copyrights © 2022