Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember

Optimalisasi Perawatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Berbasis Komunitas

Adita Lintang Kharisma Putri (Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Indonesia)
Sri Lestari (Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Indonesia)
Setia Asyanti (Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo, Indonesia)
Sepi Indriati (Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin Surakarta, Solo, Indonesia)
Mir'atun Hasanah (Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin Surakarta, Solo, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2022

Abstract

Treatment of people with mental disorders (ODGJ) is one of the problems in Village C in realizing the Mental Health Alert Village. Lack of family understanding about the care of ODGJ makes the family tend to have a negative attitude towards ODGJ. This activity aims to obtain an overview of the efforts to cure ODGJ, and the obstacles experienced, as well as to design and implement an intervention program to increase the knowledge and skills of families in caring for ODGJ. This activity aims to obtain an overview of the efforts to cure ODGJ, and the obstacles experienced, as well as to design and implement an intervention program to increase the knowledge and skills of families in caring for ODGJ. Data collection techniques used are observation, interviews, and focus group interview. The intervention methods used are advocacy and psychoeducation. The data obtained were analyzed by the Wilcoxon test. From psychoeducation activities, it is known that there is an increase in the participants’s knowledge, understanding, and skills. as indicated by the change in the scale score from 37.25 to 39.25. The family shows behavioral changes in providing care and treatment for ODGJ. Through advocacy activities, it is possible to create a Mental Health Post which will provide services every month to ODGJ families. ABSTRAK Perawatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menjadi salah satu permasalahan Desa C dalam mewujudkan Desa Siaga Sehat Jiwa. Pemahaman keluarga yang minim mengenai perawatan ODGJ membuat keluarga cenderung bersikap negatif terhadap ODGJ. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai upaya meyembuhkan ODGJ, dan hambatan yang dialami, serta merancang dan melaksanakan program intervensi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam merawat ODGJ. Kegiatan ini melibatkan 18 orang yang terdiri dari keluarga yang merawat ODGJ, serta masyarakat dan pemerintah desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan FGI. Metode intervensi yang digunakan yaitu advokasi dan psikoedukasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Wilcoxon. Dari kegiatan psikoedukasi diketahui bahwa ada peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pada peserta yang ditunjukkan pada perubahan skor skala dari 37,25 menjadi 39,25. Keluarga menunjukkan perubahan perilaku dalam memberikan perawatan dan pengobatan bagi ODGJ. Melalui kegiatan advokasi dapat terwujud Posyandu Jiwa yang akan memberikan layanan setiap bulan pada keluarga ODGJ.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

PJPM

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community health services. The scope Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat receives articles from all public service activities in the field of ...