Bagian anakan ujung thallus pada rumput laut merupakan bagian yang tercepat pertumbuhannya dibanding dengan bagian tengah dan bagian pangkal thallus. Seleksi klon juga merupakan metoda bertahap dalam mendapatkan populasi klon rumput laut yang memiliki pertumbuhan tercepat dan relatif seragam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju pertumbuhan hasil seleksi klon thallus K. alvarezii dan E. denticulatum yang dipelihara dalam wadah terproteksi boxnet. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 - Januari 2020, di Perairan Pantai Lakeba, Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Menggunakan bagian ujung dari masing-masing thallus hasil seleksi klon rumput laut K. alvarezii dan E. denticulatum sebagai bibit. Berat awal masing-masing bibit jenis rumput laut tersebut adalah 20 g per rumpun yang selanjutnya dipelihara dalam boxnet selama 35 hari dengan rancangan acak lengkap (RAL). Parameter yang diamati yaitu laju pertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak, parameter kualitas air dan hubungan laju pertumbuhan spesifik rumput laut dengan parameter kualitas lokasi perairan budidaya. Hasil penelitian mununjukan bahwa rata-rata LPS E. denticulatum 2.65%.hari-1 sedangkan K. alvarezii 1.80%.hari-1. Pertumbuhan Mutlak E. denticulatum yakni sebesar 30.89 g, sedangkan K. alvarezii 14.00 g. Parameter kualitas air yang diperoleh yakni suhu 28-30°C, salinitas 34-35 ppt, kecerahan 100%, arus 0.11-0.16 m.s-1, pH 7, nitrat 0.025-0.035 mg.l-1 dan posfat 0.007-0.017 mg.l-1. Paramater kualitas air yang berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan spesifik rumput laut baik pada K. alvarezii maupun pada E. denticulatum adalah suhu (X1), salinitas (X2), nitrat (X5) dan fosfat (X6). Parameter kualitas lainnya yaitu kecepatan arus (X3) dan pH (X4) keduanya tidak berpengaruh nyata.Kata Kunci : Kappaphycus alvarezii, Eucheuma denticulatum, seleksi klon, pertumbuhan, boxnet.
Copyrights © 2022