Latar belakang: Pelaksanaan dokumentasi keperawatan yang baik dan efisien dapat dijadikan alat komunikasi antara profesi kesehatan, memudahkan alur dan koordinasi dalam perawatan pasien untuk mengevaluasi asuhan keperawatan yang di berikan kepada klien. Dalam mewujudkan catatan dokumentasi asuhan keperawatan bermutu diperlukan komponen yang harus dilaksanakan oleh perawat yaitu pengetahuan, sikap peduli, hubungan perawat-klien, tindakan/kemampuan perawat memenuhi kebutuhan klien dan kolaborasi/kemitraan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat dalam pendokumentasian di RSUD Porsea dengan metode korelasional. Metode: Design penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode korelasional yang dilaksanakan pada Bulan November tahun 2022 pada 38 orang dengan tehnik pengambilan sampling yaitu total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner, lembar check list yaitu kuesioner faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat tentang pendokumentasian terdiri dari 25 item pernyataan dan kuesioner pendokumentasian asuhan keperawatan perawat terdiri dari 15 item pernyataan. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor sarana dan prasarana dan faktor pelatihan dengan pendokumentasian perawat di RSUD Porsea dengan (p=0.023), akan tetapi tidak ada hubungan antara faktor pengetahuan dengan pendokumentasian perawat di RSUD Porsea (p=0.767). Demi peningkatan kualitas diharapkan pihak manajemen rumah sakit terutama bidang keperawatan dapat memfasilitasi peningkatan pendokumentasian perawat dengan cara mengupdate sistem pendokumentasian, menyediakan sarana dan sarana misalnya komputerisasi dalam proses dokumentasi.
Copyrights © 2023