Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan bagian dari upaya masyarakat menjaga kesehatannya sendiri. Pada pelaksanaanya, swamedikasi /pengobatan sendiri dapat menjadi masalah terkait obat, akibat terbatasnya pengetahuan mengenai obat dan penggunaannya. Swamedikasi atau pengobatan sendiri dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang status sosiodemografi. Beberapa penelitian menunjukkan perbedaan jenis kelamin, usia, status pernikahan, status penghasilan, tingkat pendidikan, pekerjaan meemiliki hubungan dengan perilaku swamedikasi. Berdasarkan survei awal yang penulis lakukan terhadap 10 orang ibu rumah tangga yang berada di desa pulau layang, diketahui bahwa yang memiliki perilaku swamedikasi yang rasional adalah 44% dan yang tidak rasiona adalah 66%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana pengambilan data penelitan dilkukan dengan melakukan wawancara langsung kepada responden dengan panduan kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan-pernyataan dengan Analisis Karakteristik Ibu Rumah Tangga Tentang Swamedikasi Di Desa Pulau Layang Kecamatan Batang Masumai Wilayah Kerja Puskesmas Kederasan Panjang. Pengelolaan data dilakukan secara manual dan dianalisa dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu rumah tangga di desa pulau layang kecamatan puri masurai berpengetahuan sedang/cukup tentang swamedikasi dan mempunyai sikap dan persepsi positif tentang swamedikasi.
Copyrights © 2022