Masalah kesehatan penduduk dunia saat ini adalah merokok, Perkiraan World Health Organisation (WHO) angka kematian akibat merokok mencapai 30% (17,3 juta) orang naik secara signifikan sampai tahun 2030, penyakit terkait tembakau akan menjadi masalah kesehatan utama di dunia, 3 juta orang per tahun orang mengalami kematian terkait konsumsi tembakau, Angka merokok di Indonesia pada tahun 2010 adalah 34,7%. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawasari Kota Jambi. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Proportional Stratifed Rndom Sampling yang berjumlah 100 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan pada September - Desember 2020. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian diketahui sebanyak (69%) responden memiliki pengetahuan rendah , (70%) responden merokok, ada hubungan bermakna antara pengetahuan responden terhadap prilaku merokok di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawasari Kota Jambi dengan P-Value (0,00) < α. (0,05) Kesdimpulan penelitian ini Ada hubungan pengetahuan terhadap perilaku merokok di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawasari Kota Jambi. Disarankan agar pihak kampus bekerja sama dengan puskesmas dan tokoh masyarakat agar menjadi contoh sehingga bisa mengajak warga setempat untuk tidak merokok, mengupayakan promosi kesehatan yang terus menerus dengan metode yang dapat diterima di masyarakat.
Copyrights © 2021