Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya model Word Square (Kotak Kata) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Patra Mandiri 1 Plaju. Mode Word Square Menurut Laurence Urdang dikutip Jamaluddin Kidung yaitu sejumlah kata yang disusun satu di bawah yang lain dalam bentuk bujur sangkar dan dibaca secara mendatar dan menurun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan perhitungan uji-t dengan menggunakan SPSS 19. Taraf signifikansi 95% (α = 0,025). Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil tes antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Nilai rata-rata tes awal (pretest) memebaca pemahaman kelas eksperimen 59,04 dan kelas kontrol 59,27. Nilai rata-rata tes akhir (postest) membaca pemahaman kelas eksperimen 74,52 dan kelas kontrol 68,41. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VII SMP Patra Mandiri 1 Plaju pada kelas eksperimen sebesar 15,48 poin. Hasil analisis data dengan uji-t membuktikan bahwa harga “t” perhitungan lebih besar dari harga “t” kritik pada taraf signifikansi 95% yaitu diperoleh t-hitung sebesar (2,205), sedangkan t-tabel sebesar (2,005). Dengan demikian, Ha yang berbunyi “Ada perbedaan kemampuan menulis puisi antara siswa yang diajar menggunakan model Word Square dengan siswa yang diajar menggunakan model konvensional (µ1 ≠ µ2)” diterima. Dengan diterimanya Ha, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Word Square dalam pembelajaran membaca pemahaman efektif.
Copyrights © 2023