Majalah Kesehatan FKUB
Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan

Tinjauan Literatur: KEFIR: MIKROBIOLOGI, SENYAWA BIOAKTIF, DAN MANFAATNYA PADA PENYAKIT NONINFEKSI

Tri Yudani Mardining Raras (Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
13 Jan 2023

Abstract

  Kefir semakin populer sebagai produk makanan fermentasi. Secara makroskopis butiran kefir memiliki struktur warna yang ireguler, multilobular, lengket dan berwarna kekuningan. Simbiosis mikrobiota antara bakteri dan khamir merupakan komponen utama dalam biji kefir. Bakteri yang paling banyak ditemukan pada butir kefir adalah Lactobaccilus sp. dan Lactococcus sp. sedangkan khamirnya didominasi oleh Saccharomyces sp. dan Kluveromyces sp. Kefir mengandung senyawa bioaktif seperti eksopolisakarida, bioaktif peptida, bacteriocin dan biosurfaktan yang berpotensi meningkatkan manfaat kesehatan dari kefir. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengulas kefir dari aspek mikrobiologi, kandungan senyawa bioaktif kefir dan pengaruhnya sebagai agen imunomodulator atau imunostimulan pada artritis, antialergi, antikolesterol dan penyakit noninfeksi lain. Kefir berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk kesehatan dan nutraseutikal sesuai dengan pengaruhnya terhadap stimulasi respons imun, antiartritis, aktivasi imunitas mukosa intestinal, perlindungan dari ulkus peptikum, antikanker, antimutagenesis, antialergi, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi obesitas, dan antihipertensi. Oleh karena itu, kefir sangat potensial untuk dieksplorasi lebih lanjut dalam penelitian translasional sebagai salah satu bahan aditif dalam produk pangan fungsional yang memberikan manfaat untuk kesehatan.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

mkfkub

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public ...