Tjoe Bou San adalah tokoh nasionalis Tionghoa di Hindia Belanda yang lahir di Batavia tahun 1891 dan meninggal di Batavia tanggal 3 November 1925. Ketika menjabat sebagai pemimpin dan direktur Sin Po, dia mengembangkan konsep nasionalisme Tionghoa di Hindia Belanda dan memimpin kampanye dalam memberantas kekawulaan Belanda ketika berlangsung Perang Dunia I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan Tjoe Bou San hingga bentuk perannya dalam perkembangan Sin Po. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah karena masalah yang diungkapkan lebih terfokus pada peristiwa masa lampau kehidupan seorang pemimpin nasionalisme Tionghoa bernama Tjoe Bou San yang lebih ditekankan pada perjuangannya melalui Koran Sin Po. Berdasarkan kajian yang dilakukan dapat diketahui bahwa Tjoe Bou San merasa bahwa warga Tionghoa di Hindia Belanda (baik peranakan maupun totok) harus menganggap diri mereka Tionghoa. Pandangannya berseberangan dengan P.H. Fromberg Sr, Yap Hong Tjoen, dan Hauw Tek Kong. Mereka beranggapan jika onderdaanschap (kekawulaan) biasanya sama dengan nationaliteit (kewarganegaraan) dan hakikat dari kewarganegaraan adalah kepentingan bersama. Selain dikenal sebagai seorang wartawan dan pemimpin pergerakan nasionalisme Tionghoa, dia juga merupakan salah seorang penulis novel. Salah satu novel terbaiknya adalah The Loan Eng yang terbit pada 1922.
Copyrights © 2022