Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian lampu di dalam ruangandan pemberian air kelapa terhadap hasil jamur tiram. Penelitian ini telah dilaksanakan padabulan Okotober 2019 sampai Desember 2019 di Dukuh Ledok RT 20/RW 07, Desa Karang Pelem,Kec. Kedawung, Kab. Sragen. Dengan ketinggian tempat antara 110 – 190 dpl.Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola split plot desain, terdiri atas duafaktor perlakuan, adapun kedua faktor perlakuan dengan 12 kombinasi perlakuan, masingmasing perlakuan diulang (3) kali. Perlakuan pertama, pemberian lampu di dalam ruangan (D)yang terdiri atas 3 taraf yaitu (Do = tanpa lampu di dalam ruangan, D1= Pemberian lampu 5watt,D2= Pemberian lampu 15 watt). Perlakuan kedua, pemberian air kelapa (M) yang terdiri atasempat taraf (Mo= tanpa pemberian air kelapa, M1= Pemberian air kelapa 150ml, M2= Pemberianair kelapa 300ml, M3= Pemberian air kelapa 450ml).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian lampu di dalam ruanganterhadap hasil jamur tiram berpengaruh sangat nyata terhadap umur panen, panjang tagkai, luastudung, jumlah tudung per rumpun, dan bobot segar per baglog. Perlakuan pemberian air kelapaberpengaruh sangat nyata terhadap umur panen, panjang tangkai, luas tudung, jumlah tudungper rumpun serta bobot segar per baglog. Umur panen tercepat 10 hari (M2), sedangkan umurpanen terlama 11,6 hari (Mo), panjang tangkai tertinggi 10,7 cm (M2), sedangkan yang terendah6,4 cm (Mo), luas tudung tertinggi 8,4 cm2 (M2), sedangkan yang terendah 4,9 cm2 (Mo), jumlahtudung tertinggi 6,4 (M2), sedangkan jumlah tudung terendah 5,5 (Mo), bobot segar per baglogtertinggi 131,6 gram (M2), sedangkan bobot segar terendah 90,7 gram (Mo). Kombinasi antarapemberian lampu di dalam ruangan dan pemberian air kelapa berpengaruh nyata terhadappanjang tangkai.Kata Kunci : jamur tiram, lampu, air kelapa
Copyrights © 2020