Secara umum mutu pelayanan kesehatan di Indonesia masih relatif belum profesional. Hal ini bisa di lihat dengan adanya kemampuan profesional terbatas, pengaturan tugas yang kurang efektif, dan fasilitas maupun alat yang kurang memadai. Di sisi lain, di era globalisasi dengan berbagai konsekuensinya seperti tuntutan pelayanan rumah sakit yang semakin kompetitif menuntut petugas kesehatan untuk bertindak profesional (Agus kuntoro, 2010). Sampel yang digunakan adalah eksidental sampling yaitu ibu-ibu inpartu kala 1 fase aktif diruang bersalin Rumah Sakit Advent Manado yang berjumlah 15 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan carakuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan computer program spss 21.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure terhadap nenurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif dengan nilai p = 0.0001 dimana nilai p ≤ α 0.05. Kesimpulan ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure tergadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif.
Copyrights © 2018