Hipertensi atau lebih dikenal dengan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang ditunjukan oleh angka sistolik (bagian atas) >140 dan diastolik (bagian bawah) >90 pada pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya (Shadine,2010). Sampel yang digunakan adalah eksidental sampling yaitu ibu-ibu inpartu kala 1 fase aktif diruang bersalin Rumah Sakit Advent Manado yang berjumlah 15 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan carakuesioner dan observasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan computer program spss 21.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure terhadap nenurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif dengan nilai p = 0.0001 dimana nilai p ≤ α 0.05. Kesimpulan ada pengaruh effektivitas tekhnik counterpreassure tergadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif.
Copyrights © 2018