Physics Student Journal
Vol 2, No 1 (2014)

PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE ASAP PEMBAKARAN BIOMASSA PINUS (Pinus merkusii) DAN JERAMI PADI (Oryza sativa) TERHADAP KERUSAKAN SEL HATI MENCIT (Mus musculus) BERDASARKAN GAMBARAN MIKROSKOPISNYA

RIVAI ZULMI, YUSUF BAKHTIAR (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2014

Abstract

Partikel ultrafine (UFP) merupakan salah satu emisi yang dihasilkan dari proses pembakaran biomassa. Partikel ultrafine memiliki diameter 0,1 µm dan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Partikel ultrafine dapat terinhalasi kedalam alveoli melalui sistem pernafasan dan dapat menembus sel epitel kemudian masuk kedalam aliran darah dan ditransfer ke hati, sehingga dapat menyebabkan kerusakan sel hati. Penelitian ini dilakukan  untuk mempelajari pengaruh partikel ultrafine yang dipancarkan dari asap pembakaran biomassa terhadap sel hati mencit. Penelitian ini dilakukan dengan memasukan asap dari pembakaran biomassa ke dalam exposure chamber yang sudah terdapat 5 mencit didalamnya. Pemaparan dilakukan pada waktu pemaparan pagi hari dan sore hari serta digunakan variabel lama pemaparan 90 detik, 180 detik, 270 detik, 360 detik dan 450 detik dalam satu hari. Setelah 10 hari dilakukan pembuatan preparat histologi hati mencit dan diamati kerusakan struktural sel hati mencit dengan mikroskop digital binokuler CX-31 dengan perbesaran 100x. Kemudian dilakukan pengukuran total emisi partikel ultrafine yang terdapat di dalam exposure chamber dengan menggunakan alat P-Trak UPC 8525. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan secara linier antara jumlah emisi partikel ultrafine asap pembakaran biomassa yang dipaparkan kepada mencit (Mus musculus) dengan kerusakan sel hati mencit. Kata kunci : Partikel Ultrafine, Sel Hati, Pembakaran Biomassa, Mencit (Mus musculus),

Copyrights © 2014