emimpin dalam masyarakat di era demokrasi dipilih dan ditetapkan melalui pemilihan secara langsung oleh masyarakat/rakyat yang ada dalam komunitas. Pemilihan tersebut tidak hanya melibatkan masyarakat/umat sebagai pemilih tetapi juga calon pemimpin sebagai kontestan yang berlomba/bersaing untuk mendapatkan simpati para pemilih. Kontestasi dalam menentukan pemimpin tidak jarang menimbulkan riak-riak yang berdampak pada perpecahan dalam masyarakat. Victor Turner, seorang antropolog, meneliti di masyarakat Ndemu di Afrika dan menemukan peran ritual dalam mempersatukan masyarakat desa yang tersegregasi akibat penentuan pemimpin. Tulisan ini hendak memaparkan integrasi sosial pasca kontstasi politik di Indonesia dari perspektif teologia dan antropologi simbolik menurut Victor Turner. Tulisan ini diharapkan menjadi kontribusi pemikiran dalam menciptakan rekonsiliasi warga gereja pasca kontestasi penentuan pemimpin politik pada berbagai aras.
Copyrights © 2022