Dalam mensejahterakan masyarakatnya setiap negara membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang baik atau tinggi, pertumbuhan yang baik atau tinggi dapat dicapai oleh suatu negara dengan cara meningkatkan kinerja ekspor dan meredam atau menahan kinerja impor serta menjaga kestabilan ekonomi nasionalnya. Kendala dan penunjang ekspor harus diketahui secara mendalam serta meredam atau menahan laju pertumbuhan impor. Tulisan ini menyajikan dan menganalisa pengaruh nilai tukar dan jumlah  uang beredar  terhadap impor Indonesia 2008-2019 pertriwulan dengan menggunakan Program Error  Correction Model (ECM) yang diolah dengan EVIEWS10. Pada periode 2008-2019 perkembangan impor berfluktuatif dengan tren pertumbuhan meningkat. Pola penuruan impor terjadi pada periode 2009, 2013-2016 dan 2019. Peningkatan impor terjadi karena permintaan dalam negeri akan barang impor meningkat. Sementara  perkembangan nilai  tukar Rupiah terhadap  Dolar terus mengalami penurunan yang sangat signifikan. Sedangkan  perkembangan jumlah  uang beredar menunjukkan pola yang positif. Analisa  menghasilkan  variabel dalam jangka pendek dan panjang, mempunyai hubungan yang  signifikan antara  nilai tukar, jumlah uang beredar dan nilai impor.
Copyrights © 2020