Fee audit adalah imbalan yang diterima oleh auditor dari entitas kliennya sehubungan dengan pemberian jasa audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komite audit, kompleksitas perusahaan, ukuran perusahaan, dan ukuran KAP terhadap fee audit yang dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2019. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2019. Dengan jumlah sampel yang digunakan 16 perusahaan dari total 22 perusahaan pertambangan yang listing hingga 2019.. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu berdasarkan kriteria tertentu yang dikehendaki peneliti. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa variabel-variabel yang terdiri dari komite audit, kompleksitas perusahaan, ukuran KAP, dan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel fee audit.
Copyrights © 2021