Akuntabel : Jurnal Ekonomi dan Keuangan
Vol 17, No 1 (2020): April

Apakah digital payment dapat membantu inflasi& suku bunga dalam mengendalikan uang beredar?

Meilinda Nur Rasyida Fatmawati (Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang)
Umrotul Khasanah (Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2020

Abstract

Majunya teknologi mengakibatkan munculnya berbagai financial technology (fintech) yang memfasilitasi masyarakat dalam bertransaksi sehari- hari baik skala kecil maupun besar. Bank Indonesia selaku otoritas moneter mengendalikan sistem pembayaran khususnya dalam pengendalian pembayaran tunai melalui kebijakan inflasi dan suku bunga BI Rate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi dan suku bunga BI Rate terhadap jumlah uang beredar yang dimoderasi oleh transaksi non tunai. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan data sekunder yang diambil dari website resmi Bank Indoesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Metode pemilihan sampel yang digunakan yaitu metode sampling jenuh. Sampel yang terpilih berjumlah 60 sampel yang didapat dari data time series selama periode Januari 2015- Desember 2019. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan uji Moderated Regression Analysis (MRA). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar. Suku bunga BI Rate memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar. Transaksi non tunai tidak mampu memoderasi atau memperlemah hubungan inflasi maupum suku bunga BI Rate terhadap jumlah uang beredar.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

AKUNTABEL

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Other

Description

AKUNTABEL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan is a scientific journal in the field of accounting and finance published twice a year (in Marc & Sept). Faculty of Economics and Business Mulawarman ...