Opini audit going concern yang diterima suatu perseroan memperlihatkan adanya suatu masalah yang dapat menngakibatkan kecurigaan auditor akan kesinambungan hidup perseroan. Riset ini bertarget akan menganalisis pengaruh solvabilitas, pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan, likuiditas, terhadap penerimaan opini audit going concern. Purposive sampling dipakai sebagai teknik pemilahan sampel riset yang mencapai 68 perseroan manufaktur. Metode analisis data yang dipakai yaitu analisis logistic regression. Populasi riset ini yaitu perseroan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018 berpopulasi 141 perseroan. Hasil riset yang diperoleh adalah debt to asset dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh negatif terhadap opini audit going concern. Dan ukuran perusahaan dan quick ratio berpengaruh positif terhadap penerimaan opini audit going concern.
Copyrights © 2020