Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, ukuran perusahaan klien dan ukuran KAP terhadap pergantian auditor. Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan auditan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan sektor industri barang konsumsi menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang layak digunakan sebanyak 30 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis regresi logistik dengan penggunaan program SPSS 24. Berdasarkan hasil pengujian oleh penelti, menunjukkan bahwa financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian auditor. sedangkan ukuran perusahaan klien dan ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap pergantian auditor.
Copyrights © 2020